Bogor - FBINEWS
Warga Ciampea yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat, melakukan aksi tanam pohon pisang dan tebar ikan lele di badan jalan yang menghubungkan warung borong dan kecamatan Ranca Bungur, 10/05/2022.
Aksi ini di picu kekecewaan warga terhadap pemerintah kabupaten Bogor khususnya DPUPR yang sampai saat ini belum juga melakukan perbaikan atas rusaknya jalan pada ruas warung menuju kecamatan Ranca Bungur.
Menurut salah satu peserta aksi yang bernama Maman menjelaskan "demo ini adalah akumulasi kekecewaan kami warga sini terhadap pemerintah diatas yang sampai saat ini tidak memperbaiki jalan yang rusak ini, sehingga sering menimbulkan kecelakaan pengguna jalan, kami ingin pemerintah secepatnya memperbaiki jalan ini secepatnya," terangnya.
Ketua aksi Aliansi Masyarakat Menggugat, Kiemas Firman Hidayat menjelaskan kepada media" bahwa aksi ini adalah bentuk tuntutan masyarakat kepada pemerintah kabupaten Bogor, agar segera melakukan perbaikan jalan pada ruas jalan ini, hari ini kita menuntut kepada pemerintah kabupaten Bogor untuk memastikan percepatan pembangunan.
Kemas juga menambahkan selain tuntutan diatas " kami kasih waktu 14 hari kedepan kepada dinas terkait untuk merespon tuntutan masyarakat tersebut, kalau tidak aksi serupa akan di gelar kembali," jelasnya.
Sementara itu kepala UPT Infrastruktur jalan dan jembatan kelas A wilayah IV Ciampea ketika di sambangi awak media untuk konfirmasi tidak ada di kantornya, hanya ada stafnya yang enggan memberikan komentar " nanti saja menunggu pa haji Bondan, saya takut salah memberikan statemen," pungkasnya.
Aki Kasdi Botak
Redaktur : Fuad Abdullah

